Grafis vektor adalah gambar yang ditampilkan menggunakan definisi matematis.
contoh dari gambar vektor :
- Gambar di atas menunjukkan prinsip kerjanya.
- Pada gambar sebelah kiri, adalah gambar yang dihasilkan.
- Gambar di sebelah kanan Anda dapat melihat garis-garis sesungguhnya yang menciptakan tampilan sebuah gambar.
- Masing-masing garis terdiri dari cukup banyak titik-titik poin
yang saling terhubung, atau dapat juga terdiri dari beberapa titik poin
pengontrol yang saling terhubung menggunakan bezier curves.
- Ini adalah salah satu metode yang dapat menciptakan hasil terbaik dan digunakan oleh kebanyakan aplikasi gambar saat ini.
Karakteristik Gambar Vektor
- Gambar vektor biasanya memiliki bobot file yang cukup kecil
karena hanya berisi data mengenai bezier curves yang membentuk sebuah
gambar.
- Format file EPS seringkali digunakan untuk menyimpan gambar
vektor yang dapat memberikan penampilan gambar bitmap (bitmap preview
image) dalam data bezier.
- Bobot file dari gambar penampilan biasanya lebih besar dari data bezier-nya sendiri.
- Tidak semua gambar vektor dapat diubah skalanya sesuka Anda.
- Dimensi gambar vektor biasanya dapat diubah tanpa mengurangi kualitas gambarnya.
- Hal ini yang menjadikannya ideal dalam pembuatan logo perusahaan,
peta/denah, atau objek-objek lain yang seringkali membutuhkan perubahan
skala/dimensi.
- Gambar hanya dapat diubah skalanya hingga 20 persen lebih besar atau lebih kecil.
- Garis-garis tipis dapat menghilang jika gambar vektor diperkecil terlalu banyak.
- Kesalahan-kesalahan kecil pada sebuah gambar dapat terlihat jelas ketika gambar diperbesar terlalu besar.
0 komentar:
Posting Komentar